Saya sudah bolak-balik ke Sembalun entah berapa kali, tapi jujur, jalannya tidak pernah benar-benar terasa biasa. Tulisan ini saya buat dari sudut pandang sopir yang hampir tiap minggu lewat sana, biar Anda punya bayangan sebelum berangkat.
Berangkat dari Mataram
Dari kota, kami biasanya ambil rute lewat Lombok timur. Awalnya jalan datar dan ramai, tapi begitu mulai menanjak ke arah pegunungan, suasananya langsung berubah. Udara dingin, kabut tipis, dan deretan bukit hijau yang sering bikin tamu minta berhenti untuk foto. Perjalanannya sekitar tiga jam, tergantung berapa kali berhenti.
Kenapa pilih mobil yang tepat itu penting
Jalan menuju Sembalun banyak tanjakan dan tikungan tajam. Mobil yang tarikannya kurang akan kerepotan, dan rem perlu betul-betul sehat untuk turunannya. Untuk rute ini kami biasanya sarankan Innova atau Hiace yang bertenaga. Ini juga alasan kenapa kami melayani dengan sopir — bukan soal gengsi, tapi soal keselamatan di medan yang tidak bisa diremehkan.
Sampai di Sembalun
Begitu tiba, rasa capek di jalan biasanya langsung terbayar. Hamparan ladang, latar Rinjani yang gagah, dan kalau beruntung, langit cerah yang bikin semua terlihat seperti lukisan. Banyak tamu memanfaatkan momen pagi untuk berfoto sebelum kabut naik.
Yang sebaiknya Anda siapkan
- Jaket — dingin di sini nyata, apalagi pagi dan sore.
- Berangkat pagi supaya tidak kemalaman di jalan turun.
- Perut yang tidak terlalu penuh kalau Anda mudah mabuk perjalanan.
Kalau Anda ingin merasakan sisi Lombok yang sejuk dan tenang, Sembalun layak masuk daftar. Tinggal bilang ke kami, nanti kami siapkan mobil yang pas dan berangkat di jam yang tepat.
Mau tanya ketersediaan unit atau minta itinerary?
Chat langsung tim kami di WhatsApp. Balasannya cepat, dan kami bantu sesuaikan armada dengan rencana perjalanan Anda di Lombok.

